Senin, 10 Maret 2014

sekilas tentang dirimu....teknik kimia S1 UNNES



nih...izinyya...
Izin penyelenggaran  dikti No. 266/E/O/2012 pada tanggal 3 Agustus 2012

perhatikan ini.......
Program studi Teknik Kimia S1 lahir pada tanggal 3 Agustus 2012 sesuai dengan SK penyelenggaraan dari dikti No. 266/E/O/2012. Program Studi ini mulai menerima Mahasiswa Baru Teknik Kimia S1 pada Tahun Ajaran 2012/2013. Konsentrasi Prodi Teknik Kimia S1 adalah “Teknologi Pengolahan Sumber Alam Terbarukan Indonesia menjadi Bahan kimia bernilai tinggi (fine chemical)”. Lahirnya Program Studi Teknik Kimia S1 diawali dengan adanya Program Studi Teknik Kimia D3 yang sudah ada sejak tahun 2007.
Program Studi Teknik Kimia merupakan salah satu cabang rekayasa yang menitikberatkan pada proses dan operasi teknik kimia. Keunggulan dari Program Studi Teknik Kimia adalah memiliki kemampuan terhadap penguasaan dan pemanfaatan bahan alam terbarukan Indonesia seperti mengolah, memproses, mengoperasikan, merancang, memilih dan menerapkan teknologi Kimia. Bahan baku yang akan diolah adalah bahan alam terbarukan (BAT) Indonesia, seperti BAT berbasis minyak atsiri (rempah-rempah dan empon-empon), BAT berbasis lemak dan minyak, BAT berbasis protein, selulosa dan serat, BAT berbasis laut (rumput laut), gula tebu dan gula merah, dan BAT berbasis getah-getahan.




yang unggul
Prestasi yang pernah diraih oleh mahasiswa Program Studi Teknik Kimia sebagai Juara II Mahasiswa Berprestasi 2011 Tingkat Fakultas diraih oleh Eko Setiawan(Mahasiswa Teknik Kimia D3 angkatan 2009) dan Juara III Putra Kampus 2012 oleh Radityo Pungki (Mahasiswa Teknik Kimia D3 angkatan 2011). Prestasi lain yang dicapai banyaknya proposal Program Kreativitas Mahasiswa didanai Dikti dan beasiswa bidikmisi, BBM dan PPA.

Fasilitas penunjang
Research. Kegiatan penelitian baik mahasiswa maupun dosen dilakukan di Laboratorium Teknik Kimia. Laboratorium Teknik Kimia terdapat alat atau instrumen yang menunjang kegiatan penelitian. Penelitian yang dikembangkan khususnya pengolahan bahan alam terbarukan.
Keunikan (daya beda)
Program Studi Teknik Kimia S1 UNNES memiliki konsentrasi Pengolahan Bahan Alam Terbarukan (BAT) yang berbeda dengan Program Studi Teknik Kimia yang ada di Perguruan Tinggi Indonesia. Mahasiswa selain dibekali keahlian di bidang Teknik Kimia juga diberikan pengetahuan Pengolahan Bahan Alam Terbarukan.
Peluang mmengembangkan diri
Program Studi Teknik Kimia mengembangkan beberapa kegiatan antara lain:
a. Memacu dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Kimia untuk lebih meningkatkan kemampuan, kualitas, dan daya saing dosen dalam melaksanakan penelitian di tingkat nasional dan internasional;
b. Memacu dosen dan mahasiswa program studi Teknik untuk lebih meningkatkan kemampuan, kualitas, dan daya saing dosen dalam melaksanakan pengabdian/layanan kepada masyarakat di tingkat nasional dan internasional;

KOMPETENSI LULUSAN oiiii??/
Lulusan Program Studi Teknik Kimia diharapkan memiliki keahlian sebagai berikut.
a. Lulusan yang siap pakai dalam bidang ilmu teknik kimia.
b. Lulusan yang mempunyai daya kreativitas dan inovatif yang tinggi dalam berkarya.
c. Lulusan yang mempunyai jiwa wirausaha, mampu menciptakan lapangan kerjaan secara mandiri.
d. Lulusan yang mampu membuat rancang bangun pabrik kimia dalam menghadapi globalisasi.
e. L ulusan yang dapat menjaga lingkungan untuk keberlangsungan masyarakat banyak.



gimana Alumni nya????????
Aalumni prodi ini bekerja di industri,  meliputi PT Astra Daihatsu, PT. Sido mncul, PT. Kino, PT. Dua Kelinci, PT. Indo Plastik, de el el de el el de el el de el el


 di mana Alamat nya
Gedung E1 Lantai 2 Fakultas Teknik, Kampus  Unnes Sekaran Gunungpati, Semarang 50229
Telp. (024)8508101 ext 114, Website: http://tekkim.unnes.ac.id/

Minggu, 09 Maret 2014

contoh halogen alkana dan kegunaannya

FUNGSI ATAU KEGUNAAN HALOALKANA (HALOGENALKANA)http://asmaul-aja.blogspot.com/


NO
RUMUS KIMIA
NAMA SENYAWA
KEGUNAAN
1
CH3Cl
Klorometana/klorometil klorida
Bahan pendingin, Industri silikon, dan zat pewarna,sebagai fumigon
2
CH3Br
Bromometana/metil bromida cair
Pemadam kebakaran pesawat terbang, bahan pengasapan pada penyimpanan biji-bijian dan buah-buahan
3
C2H5Cl
Klorometana/etil klorida cair
Pembuatan plastik etil selulosa,anestesi lokal operasi ringan membuta TEL (tetra etil lead)
4
CH2Cl2
Dikloromeana Cair
Pembuatan cat dan anestesi ringan
5
CHCl3
Trikloromrtana/klorofom cair
Bahan pelarut ekstraksi penisilin, anestesi (sudah ditinggalkan karena beracun), bahan utama freon
6
CHI3
Triiklorometana/idioform padat
Bahan obat luka luar dan luka yang sudah abses (bisul)

Note:
Dalam jangka panjang akan menyebabkan kerusakan ginjal dan hati
7
CCl4
Zat cair tak berwarna
Tetraklorometana/karbon tetraklorida cair
Bahan pelarut lemak dan oli,bahan dasar freon,pencucian kering,memadamkan api
8
CFC
Freon Cair/Kloroflouro karbon
CHCl2F dan CCl2F2 cair untukrefrigerants pada AC dan kulkas serta pendorong pada aerosol,CCl2F─CClF2 cair untuk pelarut zat pembersih kaca,gelas,lapisan logam
9
CF3 ─ CHClBr
2-bromo-2-kloro-1,1,1-trifluoroetana cair
Obat bius
10
(CF2 ═ CF2)n
Teflon
Pelais antilengket panci, wajan,setrika
11
C2H4Br2
1,2-dibromoetana cair
Zat asiktif pada bensin (pengganti (TEL)
12
BFC
Bromokloro-difluorometana
Memadamkan api

Note :
Dilarang karena merusak lapisan ozon
14
C2H3Cl
Vinilklorida
monomer pembuatan PVC (plastik)
15
Kloroprena
Bahan dasar pada industri plastik dan karet
16
C2H3Cl3
Pelarut polar
17
C3H5Br2Cl
1,1-dibromo-1-kloro propana
Intsektisida pertanian
18
DDT
Dikloro difenil trikloro etana
insektisida
19
HFC
Hidrofluorokarbon,
digunakan pada pendingin,mengembangkan plastik yang memuai dan sebagai bahan bakar dalam aerosol.
20
Hidrokarbon
Senyawa-senyawa ini juga tidak memiliki pengaruh terhadap lapisan ozon
Senyawa-senyawa ini sangat mudah terbakar dan terlibat dalam masalah-masalah lingkungan seperti pembentukan kabut fotokimia.
21
CF2=CF2
Tetrafluoroetena
digunakan untuk membuat poli (tetrafluoroetena) – PTFE.
22
CH2=CHCl,
Kloroetena,
digunakan untuk membuat poli(kloroetea) – biasa disebut PVC.
23
CHCl3
Kloroform
obat bius (anestetika) dan sebagai pelarut untuk lemak, lilin, dan minyak. Namun demikian, efek samping dari kloroform dapat merusak hati sehingga jarang dipakai sebagai obat bius, kecuali untuk penelitian di laboratorium
24
CHI3
Iodoform
berwujud padat pada suhu kamar, berwarna kuning, dan mempunyai bau yang khas
sebagai antiseptik
25
CCl4
Tetraklorokarbon
zat cair yang tidak berwarna dengan massa jenis lebih besar dari air.
tidak terbakar sehingga sering digunakan sebagai pemadam kebakaran. Selain itu, juga digunakan sebagai pelarut untuk lemak dan minyak
26
CF2Cl2
Fluorokarbon
senyawa karbon yang mudah menguap, tidak beracun, tidak mudah terbakar, dan tidak berbau, digunakan secara luas sebagai pendingin dan sebagai gas propelan dalam aerosol

gambar alay season II


pupuk-indonesia.com


bumn.go.id





petrokimia-gresik.com
pupukkaltim.com